BANGUNAN PINTAR - NAT KERAMIK TAHAN AIR





Lantai akan selalu mendapatkan tekanan dan gerakan dari:

1. Fondasi

2. Pergerakan bangunan

3. Pertukaran cuaca

4. Beban dari orang dan perabotan

Keramik yang tahan lama harus menggunakan lem keramik mortar atau aditif untuk memberikan rekatan yang fleksibel dan kuat. Nat keramik yang kuat dan fleksibel akan lebih tahan lama dan tidak mudah retak.


Nat keramik di area basah seperti kamar mandi dan dapur dan area pekarangan harus di isi dengan material yang tahan air. Ini akan menahan air yang lewat melalui celah keramik dan dasar lem keramik. Berikan 3-5 hari untuk kering sebelum mengaplikasikan nat keramik untuk membiarkan penyusutan terjadi di keramik dan untuk mengeringkan lem keramik.

Penghubung antar keramik selalu di isi degan semen putih atau abu-abu. Penggunaan semen saja bukanlah material yang bagus untuk Nat Keramik. Keramik akan menjadi kaku dan tidak elastis.


Hasil nat keramik dengan semen saja

Ia akan mudah pecah dan air akan merusak penghubung keramik serta dasar keramik. Semen adalah material yang tahan air apabila ia tidak retak. Tetapi, resiko ia akan pecah dari penyusutan dan pergerakan sangat tinggi dan nat tidak akan

bertahan lama.

Untuk membuat nat keramik yang tahan air dan merekat kuat maka di butuhkan campuran semen, kalsium karbonat dan aditif polimer. MP-40 bonding agen dan tahan air adalah akrilik polimer berkualitas tinggi untuk nat keramik.

Nat Keramik bisa di campurkan dengan semen putih dan pewarna (untuk menyesuaikan warna keramik) sebagai pelapis putih terakhir. Selalu gunakan pewarna buatan karena pewarna

non-organik tahan dari alkali dan sinar UV matahari.


Semen abu-abu atau putih bisa digunakan jika warna terakhir cocok dengan keramik.

Campuran untuk nat keramik adalah sebagai berikut:

  1. 1 bagian semen

  2. 2 bagian bubuk kalsium karbonat (kapur)

  3. Pewarna secukupnya

  4. MP-40 bonding agen dan tahan air

  5. Air

Kemudian campurkan bahan 1, 2 dan 3 dalam keadaan kering dan siapkan MP-40 dan air dengan rasio 1:1. Kemudian tambahkan air dengan campuran MP-40 yang telah disiapkan secukupnya hingga adukan kental dan bisa di dorong ke dalam lubang antar keramik. Berhati-hati untuk tidak menambahkan terlalu banyak air karena akan mengurangi kekuatan dan meningkatkan penyusutan.



Cara aplikasi nat keramik:

  1. Bersihkan lubang jarak keramik dari debu dan materi - materi yang berjatuhan di antaranya

  2. Kemudian basahkan jarak keramik

  3. Tekan dan dorong nat keramik ke dalam lubang jarak penghubung dengan karet atau balok styrofoam dengan gerakan maju dan mundur

  4. Isi jarak penghubung hingga penuh dan buang sisa mortar yang berlebih

  5. Ketika setengah kering, bersihkan keramik dan penghubung dengan spons basah

  6. Ulangi proses pembersihan hingga keramik bebas dari mortar

hindari berjalan di atas lantai keramik hingga beberapa hati untuk memberikan Nat keramik untuk benar - benar kering tanpa ada gangguan.

P.T. Mortarindo Prima Perkasa, Jakarta, Indonesia